Teknologi komputer mengalami evolusi mulai dari teknologi mainframe, mini computer, workstation, personal computer (PC), sampai dengan networked PC. Di dalam dunia bisnis, berbagai macam aplikasi dijalankan oleh perangkat multi-pengguna yang melibatkan perangkat mainframe. Untuk mengakses aplikasi digunakan perangkat dumb terminal dengan antarmuka pengguna yang berbasis teks.
Teknologi komputasi menjadi berubah drastis khususnya di bidang industri ketika PC mulai dikenal secara luas. Berbagai macam aplikasi dijalankan secara lokal di dalam PC tanpa perlu mentransfer keluaran ke perangkat lain. Kemudian dikenal teknologi Graphic User Interface (GUI) yang menyediakan kemudahan bagi pengguna untuk mengakses berbagai macam aplikasi.
Perkembangan selanjutnya muncul sistem komputasi terdistribusi yang melibatkan perangkat-perangkat PC yang murah. Namun demikian, realisasi dari sistem ini menimbulkan pembengkakan dalam hal biaya manajemen dan pemeliharaan sistem. Aplikasi terdistribusi berbasis PC terbukti sangat kompleks dan perangkat lunak harus diinstal di setiap perangkat komputer yang akan meningkatkan Total Cost of Ownership (TCO) yang mencakup biaya yang berhubungan dengan teknologi informasi serta biaya-biaya manajemen dan pemeliharaan.
Sistem komputasi berbasis thin client merupakan evolusi selanjutnya. Sistem berbasis thin client mempertahankan teknologi GUI namun dengan TCO yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan sistem berbasis PC. Sistem komputasi berbasis thin client menggunakan arsitektur client/server sebagaimana akan dijelaskan lebih lanjut.
Arsitektur berbasis client/server (C/S) merupakan arsitektur yang paling umum di dalam sistem komputasi terdistribusi (distributed computing system, DCS). Suatu sistem terdistribusi adalah sekumpulan mesin-mesin komputer yang terdistribusi secara transparan sehingga pengguna seolah-olah menghadapi sebuah mesin komputer lokal. Hal ini berbeda dengan sistem jaringan komputer yang mana pengguna sadar bahwa ada beberapa atau banyak komputer yang dapat diakses. Di dalam sistem jaringan komputer, baik lokasi komputer, sistem replikasi data, load balancing, maupun fungsional sistem tidak transparan.
Referensi:
-
Stock, M., (2001) : Technologies for Thin Client Architectures, Master Thesis, University of Zurich.